Pemberian santunan kepada ahli waris Pahlawan yang diserahkan oleh Camat Banyuanyar H. DIDIK ABD. ROHIM, M.Si dalam rangka Memperingati 17 Agustus yang ke 70

Desa pendil berada pada Posisi 20 Km arah timur dari Pusat Pemerintahan Kabupaten Probolinggo, 8 Km ke arah barat dari Pusat Pemerintahan Kecamatan Banyuanyar

Tampilkan postingan dengan label Alassapi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Alassapi. Tampilkan semua postingan

Senin, 02 November 2015

Geografi Desa Alassapi



Desa Alassapi yang terletak di dataran rendah yang memiliki luas wilayah administrasi 112.7 Ha, dengan batas-batas sebagai berikut
A Sebelah Utara                      : Desa Pegalangan      
B Sebelah Timur                     : Desa Pegalangan dan Kedungsari
C Sebelah Selatan                   : Desa Kedungsari
D Sebelah Barat                      : Desa Pendil
Pola penggunaan lahan di desa Alassapi lebih didomisili oleh kegiatan pertanian pangan yaitu Palawija (Padi, dan jagung) dengan penggunaan lahan irigasi teknis dan Tanaman Tebu.

Sejarah Desa Alassapi



Dari berbagai sumber yang telah di telusuri dan di gali, asal-usul desa Alassapi memiliki banyak versi cerita yang cukup berfariatif. Hal tersebut disebabkan oleh banyaknya tempat yang dikeramatkan yang kemudian dipercaya dan dijadikan pedoman sebagai keramat orang pertama yang datang atau membuat desa.
Pada dahulu kala Desa Alassapi dibuka atau dibabat alasnya untuk dibuat desa, orang tersebut sekarang dikeramatkan oleh penduduk Alassapi, dan namanya adalah Bujuk Buri. Yang mana setiap tahunnya diadakan selamatan desa dan berdo’a sambil berziarah ke makam Bujuk Buri. Setelah Bujuk Buri meninggal dunia Desa Alassapi dipimpin oleh seorang Kepala Desa yang bernama Senayan.
 Menurut cerita desa Alassapi asalnya dulu adalah alas yang ada sapinya, sehingga disebut Alassapi.
Setelah P. Senayan memimpin Desa Alassapi beberapa puluh tahun dan meninggal dunia, kemudian dipimpin oleh seorang kepala desa yang bernama Brojolaksono. Setelah memimpin beberapa puluh tahun desa Alassapi, pada tahun 1965 meninggal dunia.
Dan kemudian diganti oleh Kepala desa baru yang bernama MOHAMMAT DZAIN. Setelah memimpin desa Alassapi selama kurang lebih 35 tahun MOHAMMAT DZAIN habis masa jabatannya dan tidak mencalonkan lagi menjadi Kepala desa sampai ia meninggal dunia pada tahun 2006.
Setelah itu desa Alassapi mengadakan pilihan Kepala desa pada tahun 1999. dan terpilih sebagai Kepala desa yaitu HJ. EVY ERAWATI. Dan pada tahun 2008 Desa Alassapi mengadakan pemilihan Kepala Desa Alassapi. Terpilihlah Kepala Desa Alassapi yang baru yaitu Bapak Dwi Jadmiko 2009-2014.
Demikian cerita atau riwayat desa Alassapi Apabila ada kesalahan atau kekeliruan pada cerita ini kami mohon maaf dan akan kami ralat, dan kami ucapkan terima kasih