Pemberian santunan kepada ahli waris Pahlawan yang diserahkan oleh Camat Banyuanyar H. DIDIK ABD. ROHIM, M.Si dalam rangka Memperingati 17 Agustus yang ke 70

Desa pendil berada pada Posisi 20 Km arah timur dari Pusat Pemerintahan Kabupaten Probolinggo, 8 Km ke arah barat dari Pusat Pemerintahan Kecamatan Banyuanyar

Kamis, 19 November 2015

Lomba Tangkap Ikan di BBI Desa KLenang Lor


Ikan mengandung 18 % protein terdiri dari asam-asam amino esensial yang tidak rusak pada waktu pemasakan. Kandungan lemaknya 1-20 % lemak yang mudah dicerna serta langsung dapat digunakan oleh jaringan tubuh. Kandungan lemaknya sebagian besar adalah asam lemak tak jenuh yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan dapat menurunkan kolesterol darah.Melihat dari kandungan Protein yang sangat besar inilah Ibu Bupati Probolinggo Hj. PUPUT TANTRIANA SARI, SE dan Anggota DPR RI Drs. H. HASAN AMINUDDIN, M.Si mengajak Masyarakat untuk gemar Mengkonsumsi Ikan.
Bupati Tantri menjelaskan, Kabupaten Probolinggo memiliki potensi besar dalam perikanan dan meningkatkan kesejahteraan para nelayan. Karenanya, pihaknya menggenjot sektor infrastruktur pelabuhan. Selain menganggarkan saran pra-sarana melalui APBD Kabupaten Probolinggo, Pemkab juga mengajukan ke Pemprov agar fasilitas perikanan semakin baik.
Bertempat di BBI ( Balai Benih Ikan ) Desa Klenang Lor Kecamatan Banyuanyar, Ibu Bupati Probolinggo Menggelar Lomba Tangkap ikan dan Mengajak semua element Masyarakat dan Siswa Pelajar SMK sebagai Pesertanya.
Tak berhenti disitu Hj. PUPUT TANTRIANA SARI, SE dan Anggota DPR RI Drs. H. HASAN AMINUDDIN, M.Si juga turun untuk menangkap ikan meskipun hujan mengguyur deras pada saat acara berlangsung, dan tidak lupa pula Muspika Kecamatan Banyuanyar juga turun langsung ke Kolam untuk menangkap ikan, Keceriaan dan Canda tawapun terlihat dalam lomba penangkapan Ikan tersebut, setelah ikan berhasil di tangkap lalu dimasak dan dimakan bersama-sama.

Rabu, 18 November 2015

Swasembada Pangan Bersama Muspika Kecamatan Banyuanyar

Pemerintah telah membulatkan tekat untuk mencapai Swasembada Pangan khususnya Komoditi Padi, Jagung, Kedelai,  Daging dan Gula dalam tiga Tahun kedepan guna untuk meningkatkan ketahan pangan Nasional.
Menindaklanjuti kesepakatan kerjasama antara Kementerian Pertanian dengan TNI AD tersebut, diinisiasi oleh Kepala BPTP NTB, pada tanggal 29 sd 30 Desember 2014, dilakukan pelatihan dan pemantapan pemahaman anggota TNI AD tentang upaya peningkatkan produksi dan produktivitas padi, jagung dan kedelai untuk mencapai Swasembada Pangan. Anggota TNI yang terdiri dari DANRAMIL dan BABINSA  dilatih tentang teknik budidaya padi, jagung dan kedelai mulai dari  pembibitan dan penanaman, pengendalian hama penyakit, pemupukan dan lainya.
Oleh sebab itu dengan adanya kerjasama dengan TNI AD melalui BABINSA yang ada di desa sangat membantu meringakan beban penyuluh, Banbinsa dapat menjadi rekan Penyuluh dalam memberikan motivasi pada pelaku utama (petani) mengenai pengelolaan usahatani yang baik dan benar,
Seperti halnya yang Lakukan DANRAMIL 0820/20 Kecamatan Banyuanyar yang di damping Oleh Camat Banyuanyar Drs. H. DIDIK ABD. ROHIM, M.Si turun ke Lapangan untuk memberikan Penyuluhan kepada Petani di Desa Liprak Kulon Kecamatan Banyuanyar Kabupaten Probolinggo ini untuk Meningkatkan Produksi padi yang berkualitas dan bebas Hama.

Dengan demikian Petani menjadi lebih tau dalam Penanaman Padi yang benar untuk mendapatkan padi yang berkualitas setelah mendapatkan Pelatihan dan Teknik Budidaya padi dari DANRAMIL 0820/20 Kecamatan Banyuanyar untuk mencapai Target Swasembada Pangan 3 Tahun Kedepan