Pemberian santunan kepada ahli waris Pahlawan yang diserahkan oleh Camat Banyuanyar H. DIDIK ABD. ROHIM, M.Si dalam rangka Memperingati 17 Agustus yang ke 70

Desa pendil berada pada Posisi 20 Km arah timur dari Pusat Pemerintahan Kabupaten Probolinggo, 8 Km ke arah barat dari Pusat Pemerintahan Kecamatan Banyuanyar

Rabu, 18 November 2015

Industri Patung Manekin

Tidak banyak orang yang merintis Bisnis sebagai Pengrajin Manekin Patung ini, salah satunya adalah Bapak Sya’ban      yang beralamatkan di Dusun Kokon RT 020 RW 003 Desa Liprak Wetan Kecamatan Banyuanyar Kabupaten Probolinggo.. dulunya dia adalah seorang Karyawan Pabrik di Jawa Barat yang berprofesi sebagai Marketing yang tidak pernah mempunyai agan-angan menjalani Bisnis ini. Lambat laun Bapak Sya’ban ini merintis karir bisnisnya sebagai pengrajin Manekin Patung, dan Omsetnya pun cukup Menakjubkan, dalam setiap penjualan Manekin Patungnya, 
Dulunya dia masih di temani sang Istri membuat satu persatu manekin patungnya tersebut dan di tawarkan ke setiap toko Busana dan accecoris lainnya,tapi semua tidak ada hasilnya, lambat laun dia mulai menemukan setitik harapan ketika ada sebuah Toko Busana "yang tidak Perlu di sebutkan namanya" menerima Manekin Patungnya di Toko Busana tersebut, dan dari situlah Informasi manager satu dan ke manager lainnya mendengar bahwa manekin patung buatan pak Sya’ban memiliki kualitas yang sangat bagus.
Contoh Patung Manekin Buatan Pak Sya'ban
Lambat laun usahanya mulai menanjak, dan sampai sekarang pun pak Sya’ban dapat menjalanakan roda Bisnisnya dengan baik. Dilihat dari segi perekonomian pak Sya’ban sekarang sudah terbilang orang yang cukup sukses meskipun Manekin Patungnya masih belum bisa di ekspor ke Luar Kabupaten. Meskipun begitu pak Sya’ban tetap gigih menjalankan Bisnisnya tersebut.
Kedatangan MUSPIKA Kecamatan Banyuanyar mendapatkan dampak Positif bagi bapak sya’ban untuk Mempromosikan hasil karya Patung Manekin yang terbuat dari Fiber Glass ini  ke daerah Luar Kabupaten maupun ke Seluruh Indonesia.

Keanekaragaman Budaya

Indonesia memang sangat kaya akan budaya yang membedakan dengan Negara lain di Dunia. Keberanekaragaman ini dipengaruhi oleh letak geografis dan etnis, mengingat etnis jawa yang paling Dominan baik dari segi luas wilayah maupun populasinya sehingga budayapun sangat beranekaragam.
Kebudayaan jawa ini tidak hanya menampilkan nilai-nilai Estetika namun budaya ini juga mengedepankan nilai-nilai toleransi.


Sebagaimana yang di lakukan Kepala Desa Liprak Kulon Kecamatan Banyuanyar yang bernama Kusnandar untuk membantu Menyelesaikan Pembangunan Masjid di Desanya, Kepala Desa Liprak Kulon ini Melakukan cara yang sangat Unik bersama salah satu Perangkat Desanya yang bernama Mussyarofah, dengan Menunggangi kuda dan didandani layaknya Pengantin, dia ( Kusnandar ) Membantu Penarikan Sumbangan Masjid keliling Desa, hal tersebut menjadi daya tarik tersendiri dalam Penarikan amal dan banyak warga yang ikut mengiringi arak-arakan tersebut.
Sesampainya di Pendopo Kecamatan Banyuanyar, Rombongan tersebut diterima dengan baik oleh Camat Banyuanyar Drs. H. DIDIK ABD. ROHIM, M.Si dan beliau pun memberikan amal untuk Pembangunan Masjid yang ada di Desa Liprak Kulon tersebut,
Keanekaragaman dan keunikan inilah yang menjadi pembeda dari Negara-negara lain, meskipun hanya penarikan Amal Masjid tetapi di dalamnya di tuangkan suatu budaya yang Unik.

Selasa, 17 November 2015

Visi dan Misi Desa Liprak Kulon



“ TERCIPTANYA  KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DESA LIPRAK KULON MELALUI
PEMBANGUNAN DESA DI SEGALA BIDANG SECARA TERPADU DAN BERKESINAMBUNGAN ‘’
MISI
            Hakekat Misi  Desa merupakan turanan dari Visi Desa. Misi merupakan tujuan jangka lebih pendek dari visi yang akan menunjang keberhasilan tercapainya sebuah visi.
Dengan kata lain Misi Desa Liprak Kulon.merupakan penjabaran lebih operatif dari Visi. Penjabaran dari visi ini diharapkan  dapat  mengikuti dan mengantisipasi setiap terjadinya perubahan situasi dan kondisi lingkungan di masa yang akan datang dari usaha- usaha  mencapai Visi Desa tersebut    
            Untuk meraih Visi Desa seperti yang sudah dijabarkan di atas, dengan mempertimbangkan potensi dan hambatan baik internal maupun eksternal, maka di susunlah Misi Desa Liprak Kulon sebagai berikut  :

1. Mewujudkan dan mengembangkan kegiatan keagamaan untuk menambah keimanan danketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

2. Mewujudkan dan mendorong terjadinya usaha-usaha kerukunan antar dan intern warga                  masyarakat yang di sebabkan  karna adanya perbedaan agama, keyakinan, organisasi, dan                 lainnya dalam suasana saling menghargai dan menghormati.

3.  Membangun dan meningkatkan hasil pertanian dengan jalan penataan pengairan,                           perbaikan jalan sawah / jalan usaha, pemupukan, dan pola tanam yang baik.

4. Menata Pemerintahan Desa yang kompak dan bertanggung jawab dalam mengemban                     amanat masyarakat.

5. Meningkatkan pelayanan masyarakat secara terpadu dan serius.

6. Mencari dan menambah debet air untuk mencukupi kebutuhan pertanian.

7. Menumbuh Kembangkan Kelompok Tani dan Gabungan Kelompok Tani serta bekerja                      sama dengan HIPPA untuk memfasilitasi kebutuhan Petani.

8. Menumbuh kembangkan usaha kecil dan menengah.

9. Membangun dan mendorong majunya bidang pendidikan baik formal maupun informal                   yang mudah di akses dan dinikmati seluruh warga masyarakat tanpa terkecuali yang mampu menghasilkan insan intelektual, inovatif dan enterpreneur (wira usahawan)Membangun dan mendorong usaha-usaha untuk pengembangan dan optimalisasi sector pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan, baik tahap produksi maupun tahap pengolahan hasilnya.